Kalau kamu ingin tahu cara buat landing page di WordPress, kamu sedang membaca artikel yang tepat.
Di era digital seperti sekarang, memiliki landing page bukan lagi pilihan, tapi keharusan.
Terutama jika kamu sedang menjalankan strategi pemasaran digital atau bahkan tengah mengikuti pelatihan seperti digital marketing BNSP, kamu pasti sadar betapa pentingnya halaman yang mampu mengubah pengunjung menjadi pelanggan.
Landing page berbeda dari halaman biasa. Fokus utamanya adalah mendorong pengunjung untuk melakukan satu aksi spesifik, entah itu membeli produk, mengisi formulir, atau mendaftar ke email list.
Jadi, jangan heran kalau desain, susunan elemen, bahkan kata-kata yang dipilih di landing page dirancang dengan sangat hati-hati.
Mengapa Landing Page Dibutuhkan?

Sebelum mulai membuatnya, penting untuk memahami kenapa landing page menjadi alat yang sangat efektif.
Ketika kamu mengarahkan traffic dari iklan Google Ads, media sosial, atau email marketing, akan sangat disayangkan jika pengunjung hanya masuk ke homepage dan tidak tahu harus melakukan apa.
Landing page meminimalisir gangguan. Karena halaman ini hanya fokus pada satu tujuan, kamu bisa lebih mudah mengarahkan perhatian pengunjung. Alhasil, tingkat konversi pun meningkat.
Persiapan Sebelum Membuat Landing Page

Langkah pertama sebelum membuat landing page adalah memastikan kamu sudah memiliki website WordPress yang aktif.
Selain itu, kamu juga perlu memikirkan tujuan dari landing page yang akan dibuat.
Apakah kamu ingin menjual produk digital? Meningkatkan jumlah pendaftar webinar? Atau mengumpulkan email untuk kampanye promosi berikutnya? Tujuan ini akan menentukan elemen apa saja yang perlu kamu tampilkan di halamanmu nanti.
2 Cara Buat Landing Page di WordPress

Kabar baiknya, WordPress sangat fleksibel. Kamu bisa membuat landing page dari nol dengan tema dan editor bawaan, atau menggunakan bantuan plugin page builder seperti Elementor, SeedProd, atau Beaver Builder.
Kalau kamu belum terlalu akrab dengan coding dan ingin hasil yang terlihat profesional, page builder bisa jadi pilihan terbaik.
Di sini, kita akan bahas dua cara: cara manual dan cara menggunakan Elementor.
Membuat Landing Page Secara Manual di WordPress
Jika kamu ingin mencoba membuat landing page secara manual, kamu bisa memulai dengan membuat halaman baru di dashboard WordPress-mu.
Gunakan editor blok Gutenberg untuk menambahkan elemen seperti teks, gambar, tombol CTA, dan formulir.
Agar hasilnya bersih, pilih template halaman kosong (blank page) dari pengaturan tema, sehingga elemen-elemen seperti sidebar atau header default tidak muncul.
Dengan begitu, pengunjung hanya fokus pada konten utama di halaman tersebut.
Pastikan kamu menyusun elemen secara berurutan—dimulai dengan headline menarik, subheadline yang menjelaskan manfaat, gambar atau video pendukung, dan tombol ajakan bertindak (call to action).
Jangan lupa untuk mengatur tautan CTA-mu agar langsung mengarah ke halaman checkout, formulir pendaftaran, atau kontak WhatsApp.
Menggunakan Elementor untuk Hasil yang Lebih Visual
Jika kamu ingin hasil lebih cepat dan visual yang lebih menarik, Elementor bisa jadi pilihan yang sangat membantu.
Plugin ini memiliki antarmuka drag-and-drop yang memungkinkan kamu menyusun elemen halaman secara langsung, seperti sedang mendesain di Canva.
Setelah memasang plugin Elementor, kamu cukup buat halaman baru di WordPress dan klik tombol “Edit with Elementor”.
Di sana kamu bisa memilih template landing page yang sudah jadi, lalu mengeditnya sesuai kebutuhan. Tambahkan teks, gambar, video, dan tombol dengan mudah.
Kamu juga bisa mengatur warna, font, hingga animasi agar landing page-mu lebih menarik dan sesuai dengan branding.
Kalau kamu ingin menambahkan formulir, cukup tarik widget “Form” dan hubungkan dengan email marketing tools seperti Mailchimp atau ConvertKit.
Elemen Penting yang Harus Ada di Landing Page

Supaya landing page kamu benar-benar efektif, ada beberapa elemen penting yang sebaiknya tidak kamu lewatkan.
Pertama adalah headline yang mampu menarik perhatian dalam 3 detik pertama. Headline yang kuat bisa membuat pengunjung tertarik untuk scroll lebih jauh.
Kemudian, berikan penjelasan singkat tentang produk, layanan, atau manfaat yang kamu tawarkan. Tambahkan testimoni atau review pelanggan untuk meningkatkan kepercayaan.
Tak kalah penting, sertakan gambar atau video yang relevan, karena konten visual bisa meningkatkan engagement.
Terakhir, pastikan kamu memiliki call-to-action yang jelas. Entah itu tombol “Beli Sekarang”, “Daftar Gratis”, atau “Konsultasi Sekarang”, CTA harus menonjol dan mengarahkan pengunjung ke tindakan yang kamu inginkan.
Optimasi Landing Page agar SEO-Friendly

Meski landing page biasanya digunakan untuk iklan berbayar, bukan berarti kamu mengabaikan SEO.
Gunakan kata kunci seperti “cara buat landing page di WordPress” secara alami di dalam konten, judul, dan meta description.
Pastikan juga loading halaman cepat, desainnya responsif di perangkat mobile, dan memiliki struktur heading (H1, H2, H3) yang rapi.
Jika kamu menghubungkan landing page dengan artikel blog atau halaman utama website, pastikan internal linking-nya relevan.
Jangan lupa, tambahkan gambar yang teroptimasi ukuran dan alt text-nya, supaya mesin pencari lebih mudah memahami isi halamanmu.
Tes dan Evaluasi Landing Page

Setelah halamanmu selesai, jangan langsung puas. Lakukan pengujian dengan tools seperti Google Analytics atau Hotjar untuk melihat bagaimana pengunjung berinteraksi dengan halamanmu.
Apakah mereka berhenti di tengah? Apakah tombol CTA diklik?
Kamu bisa melakukan A/B Testing dengan dua versi berbeda dari landing page dan melihat mana yang memberikan hasil lebih baik.
Bisa jadi perbedaan warna tombol atau susunan elemen berpengaruh besar pada hasil akhirnya.
Penutup
Sekarang kamu sudah tahu cara buat landing page di WordPress, langkah selanjutnya adalah langsung praktek.
Tidak perlu menunggu semuanya sempurna. Buat dulu versi awalnya, uji respons pengunjung, lalu terus perbaiki seiring waktu.
Dengan WordPress dan bantuan tools seperti Elementor, kamu tidak perlu menjadi developer atau designer untuk menciptakan landing page yang menarik dan efektif.
Kombinasikan dengan strategi digital marketing yang tepat, dan kamu akan melihat hasil nyata dari usahamu.
FAQ
Landing page adalah halaman khusus di situs WordPress yang dirancang untuk mendorong pengunjung melakukan satu tindakan spesifik, seperti membeli, mendaftar, atau mengisi formulir.
Bisa. WordPress mendukung berbagai plugin seperti Elementor dan SeedProd yang memungkinkan kamu membuat landing page dengan sistem drag-and-drop tanpa harus menulis kode.
Elementor adalah salah satu plugin paling populer dan user-friendly. Selain itu, ada juga Beaver Builder dan SeedProd yang punya fitur serupa.
